Kamu
Aku sibuk mencuri namamu pagi hingga petang. Sedang aku tidak pandai menceritakanmu lewat lisan, semesta harus melihat betapa senang aku menuliskan ini tentangmu.
Tuhan menciptakan kamu seutuh bulan purnama. Memberimu cahaya surga lewat jeritan ibumu di balik tirai kelabu. Bumi sedang menunggumu menapakkan kaki perlahan-lahan, hingga sampai akhirnya kau mampu berlari mengejar bayang. Jejak kakimu sungguh indah. Kau lihai megukirnya dengan baik, memberi kenangan pada setiap tapakanmu yang sehabis gerimis akan hilang.
Tubuhmu penuh dengan banyak pengorbanan hingga aku percaya bahwa kamu dan hadirmu adalah kebaikan. Kamu indah, sangat indah saat senyuman tulus itu menuju padaku. Kamu melukiskan satu harapan yang sempurna dibalik berseri-seri nya rupa dan senyummu.
Terima kasih karena kamu sudah menjadi salah satu bagian dari banyaknya manusia baik di bumi. dari sekian ribu juta dan miliaran jiwa, kamu memilih untuk menujuku. Belum habis kuceritakan tentang siapa kamu, Terima kasih, karena yang aku tuliskan tentang mu adalah kamu yang sengaja Tuhan datangkan dari ribuan panjatan doa baik yang aku kirim menuju langit.
❤️
BalasHapus